Liana Muhiddin
bergembira dgn keseronakan yang ada dan terus bergembira meninggalkan hari-hari yang berlalu pergi tanpa menoleh kebelangkang dan berharap semuanya berjalan lancar
Muhammad Danial
bulan tersyum riang kerna awan mendung berlalu pergi.tetapi malam tidak menjanjikan kesetiannya.kerna bulan juga akan melalui saat sedih dihadapan.hilangnya bayangan hitam sepekat hitamnya malam.
Liana Muhiddin
bulan bersedih dan malam semakin gelap,tetapi bintang setia memberi sinar dan siang menanti menunggu perjalanan seterusnya
Muhammad Danial
hanya bintang setia pada bulan. bersama sedih dan gembira. hidup mesti ditruskan walau apa yg berlaku di belakang atau depan. bulan masih gembira melupakan kesedihan di timur.
Liana Muhiddin
bintang dan bulan menari lah di sepanjang malam,berhibur menutupi kesedihan yang ada pergilah segala kesedihan yang di bendung pergi la jauh biarkan ia dapat merasai sedikit kegembiraan
Muhammad Danial
namun awan mendung sentiasa ada datang membiarkan smua bersedih.tetapi bulan dan bintang sedikit pun tidak membiarkan itu menghalang kebahgiaan mereka. tersenyum melalui malam yang semakin melabuhkan tirainya.
Amir Hamzah
sang kumbang tahi menari-nari di atas awan,menunggu datangnya kutu betina dari bulan. arakian bulan tiba,kutu betina sudah tiada, mengekori sang kelkatu, yang pula mengejar cahaya tungsten jingga hatta terbakar sayap akhirnya.
the end..